
Google Phone generasi pertama (G1) ini menggunakan system operasi buatan mereka sendiri yang diberi nama Android, akan tetapi sekarang android tidak hanya dikembangkan oleh Google saja sekarang ada Aliansi yang dibentuk untuk mengembangkan Android, Aliansi ini diberi nama OHA (Open Handset Alliace) yang didalamnya terdapat 47 anggota. Dengan adanya aliansi ini, diharapkan nantinya akan ada standarisasi bagi para pengembang perangkat lunak dan perangkat keras yang ingin membangun produknya dengan sistem operasi Android ini.
Android juga akan datang dengan Android Market sebuah pusat distribusi aplikasi yang mirip dengan App Store untuk iPhone atau repository untuk berbagai distro Linux. Android Market akan menerima submisi aplikasi apapun tanpa pengecualian, tidak seperti Apple yang sudah beberapa kali menolak menampilkan berbagai program untuk iPhone karena bersaing dengan aplikasi buatannya sendiri.
G1 akan dijual di AS dengan harga $180 berikut kontrak penggunaan T-Mobile sepanjang dua tahun. Sebagian besar reaksi terhadap Android sejauh ini positif, CrunchGear yang mengulas G1 bahkan mengatakan walaupun bahwa ponsel terbaru ini merupakan produk yang “hampir sempurna,” hampir menyaingi iPhone dalam segi kemudahan.
Kevin Burden, direktur riset ABI mengatakan bahwa “perilisan T-Mobile G1, ponsel pertama yang berbasis platform Android buatan OHA yang dipelopori Google adalah permulaan dari gerakan di mana sebagian besar ponsel akan mengoperasikan sistem operasi tingkat tinggi, dan bukan lagi sistem operasi real time yang saat ini mengoprasikan lebih dari 85% ponsel di dunia.”
Filed under: IT Technology Ditandai: | Blackberry, HP Google, teknologi